Selamat Datang


Rabu, 06 Mei 2009

Pemimpin Harus Berani Mengambil Keputusan

KAYUAGUNG, SELASA – Sebanyak 71 pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat  di 18 Kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengikuti Latihan Kepemimpinan Siswa (LKS) ke IX, Selasa (5/5). Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dipusatkan di Hotel Cipta Kayuagung.

Ketua Pengurus Bersama Ikatan Alumni Latihan Kepemimpinan Siswa (PB IKA-LKS) Depi Heriyadi didampingi Pembina PB IKA-LKS Brigadir Ihsanul Amril mengatakan, dilaksanakan kegiatan LKS untuk setiap sekolah tingkat SMA ini bertujuan terciptanya kader-kader generasi muda yang ulet dan tangguh serta mau bekerj keras. Selain itu, meningkatkan kepemimpinan siswa dalam menggerakan dan memimpin siswa.
"LKS OKI, akan menciptakan siswa harus bisa menjadi yang terbaik di segala bidang. Meskipun tidak menjadi yang terbaik, paling tidak menjadi orang yang pertama," kata semangat Depi. Untuk itu, menurut Depi dengan dilatihnya puluhan siswa tersebut mereka harus bisa menciptakan diri sendiri untuk selalu menjadi yang terbaik.

Brigadir Ihsanul Amri mengharapkan, pemimpin selalu menjadi contoh atau patokan dari suri tauladan bagi orang-orang yang dipimpinnya. Oleh karena itu, pemimpin harus berani dalam mengambil keputusan sehingga kegiatan tidak tertunda-tunda dan setiap personal dapat mewujudkannya dengan cara dan waktu yang tepat.

Pemimpin dituntut mampu bertanggung jawab bersama hanya patut diminta dari anggota lainnya. Tanggung jawab bersama hanya patut diminta dari anggota lainnya bila mana keputusan yang ditetapkan bersama. Sikap jujur, rendah hati dan sederhana dalam setiap perbuatan akan menimbulkan kepercayaan orang lain. Sikap tersebut bukan untuk dipamerkan dalam arti ditunjukkan dengan cara dibuat-buat sehingga dapat menghilangkan kepercayaan orang lain.

"Bagi yang bisa menunjukan, kejujuran, rendah hati, sederhana, dan dapat dipercaya harus menjiwai dan tercermin dalam setiap gerak dan tingkah laku yang wajar, itulah seorang pemimpin yang bijak. Dari 71 siswa tadi akan diambil 10 besar untuk dikirimkan ke Provinsi Sumsel untuk mengikuti pelatihan lanjutan," katanya.

Sebanyak 71 siswa tersebut mengikuti materi, diskusi, praktek lapangan, anjangsana, dan dialog. Meteri tadi diisi dari polres OKI, diknas pendidikan, dan kepemudaan.

Sumber : Sriwijaya Post - Selasa, 5 Mei 2009 16:30 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar